10 Feb

Mulai Dari Diri Sendiri.

Oleh: Ust. Shofiyullah Mukhlas, MA

Disamping diperintahkan untuk memperbaiki diri sendiri, manusia juga diperintahkan untuk mengajak sesamanya untuk berbuat baik. Dalam hidup tak ada kebaikan yang hanya untuk diri sendiri atau sebagian orang. Kebaikan adalah untuk semua, bahkan untuk semua makhluk. Ini dimaksudkan agar manusia senantiasa memercayai bahwa setiap orang pasti memiliki potensi baik, apapun profesinya. Tanpa keyakinan ini, ajakan untuk berbuat baik tidak akan efektif, kendati masing-masing berpegang pada prinsip kebaikan. Karena yang tersisa tinggal kebaikan relatif. Masing-masing akan memegangi kebaikan yang mereka maknai.

Kondisi global kini diindikasikan telah memasuki fase ini. Masing-masing orang telah meyakini bahwa apa yang ia mampu sebagai bekal terbaik. Jika satu sama lain hanya memercayai dirinya, solusi satu-satunya adalah setiap orang harus memperbaiki dirinya sendiri. Upaya ini memang sulit, tapi tidak mustahil.

Kesulitan pertama terletak pada cara menumbuhkannya. Karena upaya memperbaiki diri hanya bisa lahir dari diri sendiri. Orang lain hanya bisa merespon. Tak…

Lihat pos aslinya 1.027 kata lagi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: