10 Feb

Yuyun Sumarni

Dalam hiruk pikuk Bumi Tambun Bungai yang tidak terlalu ramai, dalam senja yang mulai membiaskan kemerahannya, dalam hangat yang mulai mengabur seiring lenyapnya matahari di hari ini, aku sejenak menutup mata. Bukan untuk tidur, hanya saja ingin memanfaatkan mataku yang lain untuk melihat. Berusaha berbuat adil dalam menggunakan setiap komponen raga yang Allah pinjamkan kepadaku.

Ah, dunia…
Hmm…

Lihat pos aslinya 914 kata lagi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: