Proses Penciptaan Manusia di Dalam Al-Qur’an

11 Des

Allah SWT telah menggambarkan proses penciptaan manusia sebagai berikutdi dalam Al-Qur’an secara terperinci,
1. Allah berfirman dalam Qur’an Surat Shaad (38:71-72)

إذ قال ربك للملائكة إني خالق بشرا من طين () فإذا سويته ونفخت فيه من روحي فقعوا له ساجدين

(Ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada malaikat: “Sesungguhnya Aku akan menciptakan manusia dari tanah”.Maka apabila telah Kusempurnakan kejadiannya dan Kutiupkan kepadanya roh (ciptaan) Ku; maka hendaklah kamu tersungkur dengan bersujud kepadanya”.

2. Qur’an Surat Al-Insaan (76:2)

إنا خلقنا الإنسان من نطفة أمشاج نبتليه فجعلناه سميعا بصيرا

Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari setetes mani yang bercampur yang Kami hendak mengujinya (dengan perintah dan larangan), karena itu Kami jadikan dia mendengar dan melihat.

3. Qur’an surat An-Nisaa (4:1)

يا أيها الناس اتقوا ربكم الذي خلقكم من نفس واحدة وخلق منها زوجها وبث منهما رجالا كثيرا ونساء واتقوا الله الذي تساءلون به والأرحام إن الله كان عليكم رقيبا

“Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu dari diri yang satu, dan daripadanya Allah menciptakan istrinya; dan daripada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturahmi. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu.”

4. Qur’an Surat Ali Imran (3:59)

إن مثل عيسى عند الله كمثل آدم خلقه من تراب ثم قال له كن فيكون

Sesungguhnya misal (penciptaan) Isa di sisi Allah, adalah seperti (penciptaan) Adam. Allah menciptakan Adam dari tanah, kemudian Allah berfirman kepadanya: “Jadilah” (seorang manusia), maka jadilah dia.

5. Allah berfirman dalam surat Al-Mu’minun, ayat 12-14:

ولقد خلقنا الإنسان من سلالة من طين () ثم جعلناه نطفة في قرار مكين  () ثم خلقنا النطفة علقة فخلقنا العلقة مضغة فخلقنا المضغة عظاما فكسونا العظام لحما ثم أنشأناه خلقا آخر فتبارك الله أحسن الخالقين

“Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari suatu saripati (berasal) dari tanah. Kemudian Kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim). Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu kami bungkus dengan daging. Kemudian Kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain. Maka Mahasuci Allah, Pencipta yang paling baik.” (QS. Al-Mu’minun : 12-14).

6. Dijelaskan pula dalam Surat Al-Mukmin (40:67):

هو الذي خلقكم من تراب ثم من نطفة ثم من علقة ثم يخرجكم طفلا ثم لتبلغوا أشدكم ثم لتكونوا شيوخا ومنكم من يتوفى من قبل ولتبلغوا أجلا مسمى ولعلكم تعقلون

“Dia-lah yang menciptakan kamu dari tanah kemudian dari setetes, air mani, sesudah itu dari segumpal darah, kemudian dilahirkannya kamu sebagai seorang anak, kemudian (kamu dibiarkan hidup) supaya kamu sampai kepada masa (dewasa), kemudian (dibiarkan kamu hidup lagi) sampai tua, di antara kamu ada yang diwafatkan sebelum itu. (Kami perbuat demikian) supaya kamu sampai kepada ajal yang ditentukan dan supaya kamu memahami (nya)”.

Berdasarkan ayat-ayat di atas, Proses Penciptaan manusia dikelompokkan menjadi dua macam proses,

yakni proses ajali dan proses alami.
1. Proses ajali yakni proses penciptaan manusia dengan Irodah/kekuasaan Allah seperti penciptaan Adam as., Hawa, dan Isa as. Yang mana ketika selesai dibentuk Allah meniupkan ruh kedalamnya (QS.38:71-72).  Karena itu, sampai sekarang ilmu pengetahuan/sains belum bisa menjangkaunya.
2. Proses alami, yankni proses penciptaan manusia pada umumnya, yaitu melalui tahapan-tahapan sebagimana dijelaskan dalam Surat Al-mukminun dan al-Mukmin ayat di atas.Karena itu pula Sains setelah menemukan Setelah penemuan mikroskop pada abad ke-16, doktor-doktor pada abad ke-18 percaya bahwa asal usul manusia dimulai sepenuhnya dari air mani laki-laki, jelasnya sperma laki-laki. Gambaran ini merupakan bukti yang digunakan oleh para ilmuwan abad ke-17 dan sebagian abad ke-18, untuk mendukung kepercayaan mereka bahwa manusia diciptakan sepenuhnya dari sperma jantan. Tetapi setelah penemuan sel telur lebih besar dari sel jantan, keadaan berubah. Dengan demikian mereka mengabaikan peranan laki-laki sebagaimana mereka telah mengabaikan peranan perempuan pada abad ke-17. Akan tetapi, setelah melalui penelitian-penelitian yang akurat, para ilmuwan menyimpulkan bahwa penciptaan manusia itu terbentuk melalui penyatuan sperma dengan ovum atau dalam istilah biologi disebut fertelisasi. Kepastian hal tersebut baru dikemukakan dan ditemukan pada abad ke-19 setelah adanya alat-alat yang modern yang dapat menunjang serta dapat membuktikan eksperimen tersebut.

Jika sains baru dapat menemukan hal tersebut pada abad ke-19, al-Quran telah menjelaskan semua itu  empat belas abad yang lalu melalui rasul Allah yang mulia, Nabi Muhammad saw. Al-Quran dan hadits menyebutkan bahwa penciptaan manusia terjadi akibat campuran sperma dan ovum.

Tahapan Proses pembentukan manusia hingga mencapai bentuknya yang lengkap hingga dilahirkan juga diterangkan oleh ayat-ayat Al-Qur’an Al Mu’minun dan Al-Mukmin ayat di atas, yakni melalui fase-fase sebagai berikut:

1. ALAQAH :
Menurut bahasa Arab artinya lintah atau sesuatu yang menggantung  atau bekuan darah. Menurut para ilmuwan, dalam proses perkembangan embrio usia 15-24 hari (stadium presomite) embrio berbentuk seperti buah pir yang digantung dalam suatu ruang yang disebut Chorionic cavity digantung oleh body stalk, dikelilingi oleh cairan amnion dan yolk sac pada saat ini dua proses yang paling dominan adalah pembentukan jantung-pembuluh darah dan awal pembentukan lempeng saraf.  Bila terjadi abortus (keguguran pada stadium ini maka akan keluar sebagai bekuan darah.

2. Al- MUDGHAH :
Pengertian mudghah berarti gumpalan  seperti bahan kuyahan atau permen karet atau sesuatu yang liat dan dapat dirubah-rubah bentuknya. Ada bagian yang sudah mulai berubah menjadi bentuknya yang pasti seperti jantung dan lempeng saraf atau otak  dan ada bagian yang belum jelas sama sekali.  Penambahan kata fa ( ف ) diawal kalimat menunjukkan sesuatu perubahan yang amat cepat dari Alaqah menjadi Mudghah. Jadi masa Alaqah hanya singkat saja. Dalam embriologi kira-kira sesuai dengan  embrio umur 24-27 hari. Pada saat ini embrio memang telah mengandung bagian yang telah mulai jelas akan jadi apa, tetapi banyak sekali yang masih belum jelas.

3. Al-IZAM :
Pengertian kata ini dalam bahasa Arab adalah tulang. Ini menunjukkan setelah pembentukan organ-organ mulai maka tulang sebagai kerangka tubuh juga mulai dibentuk, yang diawali dengan pembentukan tulang rawan. Bentuk  embrio sekarang sudah menuju bentuk manusia  yang lengkap.
Al-Qur’an menyebutkannya secara khusus karena merupakan salah satu stadium yang penting dalam proses pembentukan manusia. Dalam embriologi phase ini penting karena organ-organ mulai menyesuaikan posisinya sesuai dengan posisi rangka badan.

4. AL-KISA’A BILLAHM

Pengertiannya adalah pembungkusan dengan daging. Setelah tulang sebagai kerangka dibentuk dan organ-organ menyesuaikan posisinya dengan tulang, maka tulangpun akan dibungkus dengan daging atau otot, disamping itu daging yang halus juga mulai menutup embrio dan menjadi bentuk yang lain yang berkembang ( Nasy’ah) makin mendekati bentuk manusia. Dalam embriologi ini sesuai dengan umur kehamilan 8 minggu, dan setelah masa ini maka embrio disebut dengan Fetus atau Janin. Fetus ini kemudian akan tumbuh menjadi besar.

Dalam Hadits Rosulullah dijelaskan:

حدثني ‏ ‏أبو كامل فضيل بن حسين الجحدري ‏ ‏حدثنا ‏ ‏حماد بن زيد ‏ ‏حدثنا ‏ ‏عبيد الله بن أبي بكر ‏ ‏عن ‏ ‏أنس بن مالك ‏  ورفع الحديث أنه قال ‏ ‏إن الله عز وجل قد وكل بالرحم ملكا فيقول أي رب ‏ ‏  نطفة ‏ ‏أي رب ‏ ‏علقة ‏ ‏أي رب ‏ ‏مضغة ‏ ‏فإذا أراد الله أن يقضي خلقا قال قال الملك أي رب ذكر أو أنثى  شقي أو سعيد فما الرزق فما الأجل فيكتب كذلك في بطن أمه ‏

Hadis riwayat   Anas bin Malik ra.: Sesungguhnya Allah Taala mengutus seorang malaikat di dalam rahim. Malaikat itu berkata: Ya Tuhan!  Masih berupa air mani. Ya Tuhan! Sudah menjadi segumpal darah. Ya Tuhan! Sudah menjadi segumpal daging. Manakala Allah sudah memutuskan untuk menciptakannya menjadi manusia, maka malaikat akan berkata: Ya Tuhan! Diciptakan sebagai lelaki ataukah perempuan? Sengsara ataukah bahagia? Bagaimanakah rezekinya? Dan bagaimanakah ajalnya? Semua itu sudah ditentukan dalam perut ibunya

Dari kenyataan ini, para dokter ahli kandungan nomor satu di dunia menyebutkan, bahwa semua yang disebutkan di dalam Al-Qur’an dan hadits-hadits Rasulullah SAW tentang proses penciptaan manusia adalah sesuai dengan yang ditemukan pada ilmu pengetahuan modern.

Inilah doktor ahli kandungan nomor satu di dunia, doktor berkebangsaan Kanada, Keith Moore. Dia memiliki sebuah buku yang diterjemahkan ke dalam delapan bahasa; dipelajari di sebagian besar universitas-universitas di dunia. Dia menyampaikan pidato dengan tema “Keselarasan Ilmu Kandungan dengan Apa yang Terdapat dalam Al-Qur’an dan As-Sunnah” di Universitas Al-Malik Faishal. Dia berkata, “Sungguh ilmu pengetahuan ini, yang terdapat dalam Al-Qur’an, membuktikan kepada saya bahwa Al-Qur’an yang dibawa oleh Muhammad datang dari sisi Allah, sebagaimana juga membuktikan bahwa Muhammad adalah seorang rasul yang diutus oleh Allah.” Dia juga berkata dalam pidatonya, “Manusia ketika pertama kali diciptakan dalam perut ibunya berbentuk segumpal darah. Kemudian setelah itu ciptaannya meningkat menjadi segumpal daging. Kemudian berubah menjadi tulang-belulang. Dan kemudian dibungkus dengan daging.” Dan katanya, “Semua yang kami dapatkan dalam penelitian-penelitian kami, kami mendapatkannya tertera dalam Al-Qur’an.” Seorang doktor lain berkebangsaan Amerika, profesor dalam bidang ilmu kandungan, berkata pada muktamar yang diselenggarakan oleh Kerajaan Saudi Arabia di Riyadh, “Nash-nash Al-Qur’an memaparkan rincian yang lengkap tentang proses pertumbuhan manusia, dimulai dari tahap tetesan mani sampai pada tahap pertumbuhan menjadi tulang dan tubuh.” Dan katanya, “Belum ada dalam sejarah manusia, ditemukan paparan tentang peroses pertumbuhan manusia yang gamblang seperti ini.”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: